M Agung Kurniawan Terpilih Sebagai Ketua OSIS Melalui E-Voting

Pemilihan ketua OSIS SMK Syafi'i Akrom

PEKALONGAN– Pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Periode 2017/2018 SMK Syafi’i Akrom Kota Pekalongan baru saja selesai. Sistem pemilihan tidak lagi menggunakan sistem manual melalui pencoblosan pada media kertas. Sistem pemilihan yang digunakan menggunakan e-voting yang lebih up to date secara penuh.

Ada tiga calon kandidat Ketua OSIS periode 2017/2018 yang berkompetisi dalam PILKAOS SMK SYAFI’I AKROM. Semuanya dari kelas XI. Masing-masing adalah M. Agung Kurniawan, Sarirotul Asfiya dan Amrina Rosada. Sedangkan jumlah pemilih ada 1.168 Mereka siswa dari kelas X, XI, dan XII.

Di tempat pemilihan, disediakan empat PC (laptop) atau komputer untuk e-voting. Pembina OSIS SMK Syafi’i Akrom, Zamroni, S.Pd mengatakan, khusus e-voting sudah ada server. Tinggal membuat aplikasi dan memasukkan nomor kode akses, ”Persiapannya membutuhkan waktu dua hari,” terangnya kepada redaksi kemarin.

”Tinggal di klik saja pada foto calon kandidat. Kemudian klik ”OK” untuk menyimpan pilihan. Selesai memilih, siswa melakukan log out dari sistem aplikasi. Setelah itu, siswa menandatangani daftar sebagai tanda sudah memilih. Dengan ­e-voting menjadi lebih praktis,” terangnya.

Cara menggunakan e-voting, siswa datang ke petugas untuk menunjukkan kartu OSIS. Kemudian mendapatkan nomor induk siswa sesuai yang digunakan untuk login ke sistem pemilihan e-voting. Selanjutnya, siswa  melakukan login menggunakan nomor induk dan password. Setelah login, di halaman utama akan ditampilkan calon kandidat ketua OSIS periode 2017/2018.

Salah satu siswa kelas XII TKJ 4 M Wafdan Taqiyyan mengatakan, lebih mudah menggunakan e-voting, sebab tidak perlu melipat-lipat kertas. Apalagi sebelumnya ada petugas yang memberikan pengarahan.

”Baru tahu kalau pemilihan umum seperti OSIS ini bisa menggunakan komputer. Jadi, lebih hemat waktu. Siswa sudah tidak asing dengan komputer. Jadi, dirasa lebih mudah dari pada sistem manual coblosan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan Basir, SH menyambut positif hal ini. Sebab  hal ini bisa untuk pembelajaran tentang pemilihan umum (pemilu) yang memang diwacanakan menggunakan e-voting.

”Untuk pemilu masih wacana. Masih banyak yang perlu dipertimbangkan. Contohnya butuh biaya besar, karena harus menyediakan komputer dan server. Kerahasian juga bisa bocor. Belum lagi nanti persoalan jaringan. Tapi  saya yakin suatu saat Indonesia bisa menggunakan e-voting, asalkan calon kandidat berjiwa besar menerima kekalahan dan kemenangan,” demikian beliau  menerangkan dengan didampingi kepala SMK Syafi’i Akrom, Wahyudi, M.S.I
Acara PILKAOS berakhir pada jam 14.00 dan berhasil terpilih sebagai Ketua OSIS SMK Syafi’i Akrom Kota Pekalongan tahun 2017-2018 M Agung Kurniawan yang berhasil memperoleh suara 43%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *